{"id":284,"date":"2026-04-13T08:51:04","date_gmt":"2026-04-13T01:51:04","guid":{"rendered":"https:\/\/pslpb.um-palembang.ac.id\/?p=284"},"modified":"2026-04-13T08:51:04","modified_gmt":"2026-04-13T01:51:04","slug":"penanaman-3-528-bibit-program-injourney-airports-alam-lestari-penanaman-satu-juta-pohon","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pslpb.um-palembang.ac.id\/?p=284","title":{"rendered":"PENANAMAN 3.528 BIBIT PROGRAM INJOURNEY AIRPORTS ALAM LESTARI &#8211; PENANAMAN SATU JUTA POHON"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"551\" height=\"551\" src=\"https:\/\/pslpb.um-palembang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Screenshot-2026-04-13-085005.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-285\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>PSLPB bekerja sama dengan PT Angkasa Pura II meresmikan tapak penanaman satu juta pohon sebagai bagian dari program inJourney Airports Alam Lestari. Program ini menjadi salah satu usaha respon adaptif terhadap krisis iklim. Komposisi vegetasi yg utama terdiri dari jenis pohon nangka, meranti, pulai hingga pohon khas sumatera selatan, yaitu gaharu. Jenis -jenis ini tidak hanya berperan dalam serapan karbon dan perbaikan kualitas udara, tetapi juga memiliki nilai ekonomi jangka panjang bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Penanggung Jawab PSLPB UM Palembang, Jun harbi, menegaskan bahwa aksi nyata dan terukur harus mengiringi kesadaran kolektif. \u201cKita tidak bisa lagi bicara konsep tanpa aksi. Ini langkah kecil, namun jika dilakukan secara konsisten dan masif, dampaknya akan besar.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Apresiasi juga disampaikan oleh Dewan Pakar Majelis Dikti PP Muhammadiyah, Noor Rochman Hadjam, yang menilai program ini layak menjadi model bagi seluruh PTMA di Indonesia. \u201cKampus harus menjadi pelopor dalam gerakan pelestarian alam.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Kolaborasi lintas sektor turut menguatkan inisiatif ini. Perwakilan PT Angkasa Pura II, Andre Zakaria Ginting, menyatakan bahwa sinergi dunia usaha dan perguruan tinggi merupakan kunci terciptanya dampak berkelanjutan. \u201cBukan hanya menanam pohon, tetapi membangun kesadaran bersama.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah landskap awal dari komitmen jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/explore\/tags\/pslpb\/\">#PSLPB<\/a><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/explore\/tags\/umpalembang\/\">#UMPalembang<\/a><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/explore\/tags\/aksiiklim\/\">#AksiIklim<\/a><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/explore\/tags\/keberlanjutan\/\">#Keberlanjutan<\/a><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/explore\/tags\/kolaborasilintassektor\/\">#KolaborasiLintasSektor<\/a><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/explore\/tags\/menanamuntukmasadepan\/\">#MenanamUntukMasaDepan<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PSLPB bekerja sama dengan PT Angkasa Pura II meresmikan tapak penanaman satu juta pohon sebagai bagian dari program inJourney Airports Alam Lestari. Program ini menjadi salah satu usaha respon adaptif terhadap krisis iklim. Komposisi vegetasi yg utama terdiri dari jenis pohon nangka, meranti, pulai hingga pohon khas sumatera selatan, yaitu gaharu. Jenis -jenis ini tidak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":285,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-284","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pslpb.um-palembang.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/284","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pslpb.um-palembang.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pslpb.um-palembang.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pslpb.um-palembang.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pslpb.um-palembang.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=284"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pslpb.um-palembang.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/284\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":286,"href":"https:\/\/pslpb.um-palembang.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/284\/revisions\/286"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pslpb.um-palembang.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/285"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pslpb.um-palembang.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=284"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pslpb.um-palembang.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=284"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pslpb.um-palembang.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=284"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}